Laptop Tipis Jadi Trend 2012
Laptop
yang diprediksi akan menjadi tren di tahun 2012 ini adalah laptop dengan
bentuk atau form factor yang tipis dan tak lagi menggunakan optical
drive internal. Para vendor laptop pun telah bersiap sejak akhir tahun
lalu mempersiapkan tren laptop super tipis ini.
Selain
itu, para vendor juga akan berlomba memproduksi laptop ramah lingkungan
yang pastinya hemat energi atau biasa disebut hybrid.
Tahun
2011 lalu, tercatat beberapa vendor telah memulai pemasaran laptop
super tipis. Seperti Acer dengan Aspire S3, Asus dengan Zenbook, Lenovo
dengan IdeaPad U300S, dan Toshiba dengan Portege Z830.
Ada
dua jenis laptop "tipis" yang diprediksi akan mengalami kemajuan pesat
di tahun 2012 ini, yaitu ultrabook dan pastinya, MacBook Air dari Apple,
produsen komputer yang selalu menjadi trend setter.
Apple MacBook Air
Desain
MacBook Air yang super tipis dan ringan diprediksi akan dikembangkan
dan diadopsi ke laptop-laptop besutan Apple yang lain, termasuk MacBook
Pro.
Di tahun ini, juga berkembang rumor bahwa Apple akan membuat laptop yang memiliki layar beresolusi tinggi, 2.880 x 1.800 piksel.
Sedangkan
untuk mesin MacBook Air, Apple akan membekali prosesor dengan Intel Ivy
Bridge, baik itu Core i5 ataupun Core i7. MacBook Air kembali selangkah
lebih maju karena telah mengadopsi teknologi Thunderbolt dari Intel,
sehingga memungkinkan untuk melakukan transfer data multimedia yang
lebih cepat.
Selain itu, MacBook Air juga
didukung dengan teknologi USB 3.0 dan akan meningkatkan kualitas grafis
dengan menyematkan graphic card dari Nvidia. Ada kemungkinan lain,
perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs ini akan menggunakan chip
Apple A series milik mereka sendiri.
Ultrabook
Kebanyakan
vendor komputer akan fokus mengembangkan ultrabook. Ultrabook merupakan
subkategori baru dari jenis komputer jinjing atau laptop. Ketebalannya
kurang dari 15 mm, lebih tipis dibandingkan notebook dan netbook.
Beratnya juga kurang dari 2 kg. Tak seperti netbook, ultrabook
disematkan hardware yang mumpuni.
Kebanyakan
ultrabook tetap menggunakan sistem operasi (operating system - SO)
Windows. Jika Windows 8 jadi diluncurkan pada awal tahun ini, OS
terbaru besutan Microsoft ini akan mendominasi ultrabook. Apalagi,
pengguna Windows sudah sangat familiar dengan software yang jumlahnya
mencapai 4 juta aplikasi.
Kebanyakan ultrabook
akan dibekali dengan prosesor Intel Ivy Bridge, baik itu Core i5 ataupun
Core i7. Untuk pasar prosesor laptop, Intel jelas masih mendominasi
pasar global jika dibandingkan dengan AMD.
Ukuran
yang tipis serta berat yang ringan nampaknya telah menjadi kebutuhan
semua konsumen laptop, agar lebih mudah dibawa ke manapun. Baik MacBook
Air dan ultrabook, akan meningkatkan daya tahan baterai. Konsumsi
listriknya juga akan diminimalisir agar hemat energi dan ramah
lingkungan.
Namun, kedua jenis laptop ini
memiliki masalah yang sama, yakni harga yang terbilang tinggi. Kedua
produk ini seakan diperuntukan untuk segmen high- end. Yang jelas, para
vendor produsen ultrabook harus bersaing menawarkan harga yang
kompetitif. Lain cerita dengan Apple yang sudah memiliki pengguna setia.
sumber: Kompas.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar